Pahitnya Perjuangan

kau pagas sepucuk pengharapanku
kau patahkan

antara skripsi diujung tak berakhir dan dirimu yang ingin sekali kubenci

kalau bukan karna manusia yang kusebut teman, mungkin saja aku terlelap gelap dirundung kepahitan malam.

hampir saya mati dengan perasaan bersalah, lupa cara berdamai dengan ikhlas.

dirimu yang begitu tegas pergi, diriku yang lemah mengakui.

Komentar

Posting Komentar